Minggu, 13 November 2011

Bahaya Coca Cola, Pepsi dan Soft Drink Lainnya Terhadap Kesehatan

Kejahatan Terbesar Perusahaan Milik Zionis Terhadap Umat Manusia




Untuk Membersihkan Toilet :

Tuangkan sekaleng Coca-Cola ke dalam toilet. Tunggu sejam, kemudian siram sampai bersih. Asam sitric dalam Coca-Cola menghilangkan noda-noda dari keramik .

Kamis, 10 November 2011

Mengapa Ayam Menyeberang Jalan? (MenurutTokoh-tokoh Indonesia)

Berikut pendapat para tokoh di Indonesia mengenai pertanyaan "mengapa ayam menyeberang jalan??";

Rabu, 09 November 2011

Cerita Lucu Indomie: Ini Ceritaku, Mana Ceritamu?

“Waktu aku lagi rebahan di kosan, aku kangen banget sama INDOMIE. terus aku keluar kosan. sampai diwarung terdekat eh indomienya habis. aku putuskan untuk mencarinya di setiap warung. tapi, habis semua! ku putuskan untuk balik ke kamar, ku geledah isi lemari, barang kali nemu persediaan Mie. Eh gak disangka yang ketemu malah koleksi Mieyabi, rasa kangen ke indomie hilang seiring kuputar DVD Mieyabi”. Ini ceritaku, mana ceritamu?

Selasa, 08 November 2011

Sejarah Freemasonry

Freemasonry adalah organisasi Yahudi Internasional, sekaligus merupakan gerakan rahasia paling besar dan palling berpengaruh di seluruh dunia. Freemasonry terdiri dari dua kata yang di satukan. Free artinya bebas atau merdeka, sedangkan Mason adalah juru bangun atau pembangun.

Tujuan akhir dari gerakan Freemason ini adalah membangun kembali cita-cita khayalan mereka, yakni mendirikan Haikal Sulaiman atau Solomon Temple.

10 Tempat Teraneh di Dunia

Quantcast
1. Sealand: a micronation on the waters of the North Sea Sealand adalah negara mini yang berlokasi 10 kilometer dari tepi pantai Suffolk, Inggris. Sealand dihuni oleh keluarga dan kerabat Paddy Roy Bates. Area yang bisa dihuni hanya sekitar 550 m2. Meskipun kedaulatan dan kekuasaan negara ini tidak diakui oleh negara manapun, ini mungkin menjadi negara mini yang paling dikenal di dunia, dan kadang muncul dalam perdebatan sebagai studi kasus bagaimana berbagai prinsip hukum internasional bisa diperdebatkan.

Vote Urusan Nanti, Yang Penting Konservasi Taman Nasional Komodo (TNK)

Labuan Bajo - Konservasi komodo di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, jauh lebih penting daripada polemik kontes Tujuh Keajaiban Alam Dunia. Promosi tanpa konservasi nyata tidak berarti sama sekali.
”Promosi atau vote komodo lewat SMS dalam kontes itu sah-sah saja, tapi bukan keharusan. Perlu dukungan pemerintah pusat untuk pelestarian Taman Nasional Komodo (TNK). Tampaknya, Balai TNK kesulitan, terutama infrastruktur standar internasional. Banyak kursi pengunjung lapuk,” kata pemerhati komodo di Flores, Rofino Kant, yang juga Ketua Forum Demokrasi Lingkungan Hidup dan Kebudayaan, Minggu (6/11).

Minggu, 06 November 2011

Suicide Song "Gloomy Sunday"

Pernahkah kamu mendengar lagu yang bisa membuat seseorang yang mendengarnya jadi ingin bunuh diri? Yah, mungkin kurang lebih mirip seperti lagu Tinggal Kenangan-nya Gabby. Tapi yang ini jauh lebih terkenal dan sudah banyak memakan korban, lagu itu adalah Gloomy Sunday, karangan Lazlo Javor, seorang penyair Hungaria.

Arsenal Gaet Tiga Skuad Tunas Garuda Indonesia

LONDON - Tiga pemain yang masuk dalam program pembinaan Tunas Garuda Indonesia digaet Arsenal U-15. Kiper Rangga Pratama, gelandang Dani Raharjanto dan striker Nazarul Fahmi diminta membela Arsenal School Development melawan Wycombe Wanderers dan Brighton & Hove Albion di di The Grove Stadium.

Tips Do'a Kilat Khusus Bagi yang Super Sibuk

Do'a itu macam-macam jenisnya, ada yang panjang-panjang, ada pula yang pendek-pendek. Bagi mereka yang punya banyak waktu luang bisa memilih do'a yang panjang-panjang, dan bagi mereka yang sibuk boleh memilih do'a yang pendek-pendek, yang penting do'anya dimunajatkan dengan khusyu' dan ikhlas.

Kalau misalnya anda kebetulan menemui moment yang super sibuk, jangan lupa untuk tetap berdo'a. Misalnya anda memilih do'a yang pendek, do'a yang sudah pendek itu boleh diwinzip atau dikompress menjadi lebih singkat dan padat, yang biasanya satu paragraf menjadi satu baris saja. Lho..., gimana caranya???

Purgatory

Purgatory adalah sebuah grup musik death metal asal Jakarta, grup musik ini dibentuk pada tahun 1994 oleh Lutfi sang gitaris bersama dengan adik kandungnya yaitu Al yang memainkan drum. Lirik yang dibawakan oleh Purgatory adalah berkisar tentang ajaran agama Islam, perang Uhud, kematian, dan lain-lain.
Awal terbentuknya mereka sering membawakan lagu Obituary dan Sepultura. Baru sekitar tahun 2002 mereka memutuskan untuk menggunakan topeng dan penambahan personil seorang DJ.

Sabtu, 05 November 2011

Pekalongan Raih Best Channel Award

Pekalongan-Setelah menerima berbagai kepercayaan tingkat nasional terkait pelaksanaan program Teknologi Informatika dan Komunikasi (TIK), Kota Pekalongan hari senin(24/10) meraih penghargaan tingkat nasional Best Channel Award.

Wim Rijsbergen Ingin Timnas Seperti Barcelona

SOLO - Pelatih Kepala Tim Nasional Senior Indonesia, Wim Rijsbergen, memberikan materi latihan dengan menekankan permainan kombinasi antarpemain. Sesi latihan digelar di pemusatan latihan Stadion Manahan, Solo, Jumat.
"Materi pemain timnas Jumat ini ditekankan pada permainan kombinasi pemain kepada Bambang Pamungkas dan kawan-kawan," kata Wim.

Saat Setan Sekecil Lalat

Tak satupun manusia lepas dari gangguan setan. Sesuai dengan namanya, shatana atau sesuatu yang jauh, setan senantiasa menggoda manusia dari tempat yang jauh (tak terlihat) dan mengajak manusia menjauh dari kebaikan.  Sudah menjadi komitmen setan untuk terus menerus menggoda dan menganggu anak cucu Adam AS hingga akhir jaman.  Kadang-kadang kita dibuat geram oleh ulahnya sehingga ingin mengekspresikannya dengan ucapan atau perbuatan.

Suatu ketika seorang sahabat mengekspresikan kejengkelannya dengan memaki setan saat hewan tunggangan Rasulullah SAW tersandung.  "Terkutuk setan".

Rasulullah SAW yang kebetulan mendengarnya menasihati, "Jangan berkata "Terkutuk setan", karena jika kamu berkata seperti itu, setan menjadi arogan dan berkata: Dengan kekuatanku akan kubuat ia jatuh.  Ketika kau berkata, "Bismillah", setan akan menjadi sekecil lalat".  (HR Ahmad).

Demikianlah cara yang diajarkan Rasulullah SAW menghadapi mahluk yang sombong.  Tidak dengan cacian dan makian, tetapi dengan menyebut nama Allah.

Di dalam ibadah haji pun kita diberi kesempatan untuk mengekspresikan kemarahan dan permusuhan kita terhadap iblis dalam ritual melempar jumrah.

Dengan kerikil sebesar biji jagung yang telah disiapkan sebelumnya, kita melemparinya sambil tetap mengingat dan menyebut nama Allah Zat Yang Maha Besar "Bismillahi Allahu Akbar".

Mencaci maki bukanlah cara yang diajarkan Islam untuk mengekspresikan kemarahan, membalas atau melawan kesombongan.  Logika sederhana mengatakan, kalau kita balas dan lawan kesombongan dengan caci maki, lalu apa beda kita dengan mereka?.

Alasannya adalah hanya karena ajaran Islam terlalu mulia untuk itu.  Mencaci maki pun kadang bagaikan menepuk air didulang terpercik muka sendiri.  Rasulullah SAW punya logika sederhana untuk itu.

Telah bersabda Rasulullah SAW, "Termasuk dosa besar adalah seseorang mencaci-maki  kedua orang tuanya," Para sahabat bertanya,  "Bagaimana seseorang bisa mencaci-maki kedua orang tuanya?", Maka beliau SAW menjawab:   "Dia mencaci-maki ayah orang lain, lalu orang lain itu mencaci maki kembali orang tuanya" (HR Bukhari)

Mencaci maki, apalagi membakar patung tokoh, bendera, atau simbol-simbol yang dihormati suatu kaum untuk mengekspresikan kemarahan bukanlah akhlak yang diajarkan Rasulullah SAW.  Karena,  mengambil pelajaran dari hadits tadi, hal itu tidak berbeda dengan melakukannya
terhadap apa yang kita hormati sendiri.

Alangkah indahnya jika hujatan atau caci maki digantikan dengan cara yang bermartabat seperti telah diajarkan Rasulullah  SAW kepada para sahabatnya. "Allah Maha Besar Sungguh Maha Besar, Segala Puji hanya bagi Allah Pujian yang amat banyak, Tiada Tuhan Selain Allah Yang Maha Esa, Tiada Sekutu bagi-Nya."

Source : republika.co.id

Steve Jobs Ternyata Punya Nama Arab dan Berasal dari Garis Keturunan Nabi Muhammad

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Asal usul mendiang bos Apple, Steve Jobs, terus jadi bahan berita. Setelah diketahui ia ternyata punya darah Suriah, dari ayahnya, Abdul Fattah John Jandali, ada satu lagi temuan yang unik.

Setelah dirunut-runut, riwayat keluarga Jandali ternyata salah satu keluarga terkemuka di Homs, Suriah. Sepupu Steve Jobs, Bassma Al Jandali, menegaskan trah Jandali punya garis keturunan langsung dengan Nabi Muhammad SAW!

"Ayah Steve, Paman saya, Abdul Fattah John Jandali datang dari Homs. Keluarga Jandali adalah keluarga yang punya hubungan darah dengan keluarga Nabi Muhammad SAW," kata Bassma, seperti dikutip dari Gulf News. Basma adalah seorang jurnalis di Timur Tengah.

Steve Jobs Jandali pun ternyata punya nama Arab. Nama Arabnya adalah Abdul Lateef Jandali. Ketika ia lahir dan diadopsi oleh keluarga yang memberinya nama Steve Jobs.

Bassma bercerita, ketika kecil ibunya Bushra Jandali Rifa'e kerap mengatakan ada keturunan Jandali yang hidup di AS. Itu adalah pamannya, Abdul Fattah Jandali, yang juga ayah Steve Jobs.

Belakangan, paman Bassma lainnya Abdul Wahid, bercerita kalau Abdul Fattah Jandali akhirnya punya anak di luar nikah dengan Joanne. Anak itu akhirnya diadopsi oleh keluarga lain. Abdul Fattah memilih tak pulang ke Suriah karena malu akan skandalnya. Tapi akhirnya ia tetap menikahi Joanne dan punya puteri (adik Steve Jobs) bernama Mona Jandali Simpson.

"Kami memang tak pernah bertemu. Tapi kami semua di bawah trah Jandali tetap punya hubungan. Saya merasa seharusnya saya bertemu Steve. Seharusnya saya melepasnya, mengatakan sampai jumpa..," kata Bassma.

Kisi-kisi Jurnalistik

Click Here to download kisi-kisi jurnalistik.doc

Rossi Bicara tentang Kecelakaan Simoncelli

"Saya ingat ketika berada di belakang Colin pada tikungan ini, dan pada momen berikutnya, Simoncelli sudah berada di tengah trek. Itu seperti seseorang menarikmu ke sebuah persimpangan. Tak ada yang bisa kulakukan"
-- Valentino Rossi

Inilah Kata-kata Terakhir Steve Jobs

Bagi yang sering bergelut dengan dunia IT pasti kenal engan Steve Job kan???
Nah, ternyata berdasarkan pengakuan adiknya, menjelang ajalnya tiba, Steve Jobs mengatakan kalimat terakhirnya. Penasaran??
Chek it Out :)

Jurnalistik

Click Here to download materi Jurnalistik.
bisa juga dilihat langsung di blog Pak Eka Sutirman

Kamis, 03 November 2011

Misteri New7Wonders

Kemaren saat perkuliahan jurnalistik sedang berlangsung, ada salah satu teman yang bertanya mengenai kehebohan Pulau Komodo yang di nominasikan untuk menjadi salah satu dari 7 keajaiban Dunia yang baru atau New Seven Wonders.
Penasaran dengan hal tersebut. Lalu saya surfing informasi di internet. Dan inilah salah satu yang saya temukan. 

Liputan6.com, Jakarta: Kedutaan Besar Republik Indonesia di Bern, Swiss, membeberkan misteri Yayasan New7Wonders, penyelenggara tujuh keajaiban dunia yang di antaranya menomisasikan Taman Nasional Komodo. Bahkan, Duta Besar RI di Swiss Djoko Susilo menegaskan bahwa pihaknya meragukan Yayasan New7Wonders
"Kedutaan Besar Republik Indonesia di Bern, Swiss, merasa perlu untuk memberikan penjelasan sebagai berikut," kata Djoko dalam surat elektronik bertanggal 31 Oktober 2011. Dan inilah kronologi yang dimaksud Djoko.
 1. Desember 2007, N7W mengumumkan peresmian kampanye. Pada tahap awal terpilih tiga destinasi wisata Indonesia dan yang masuk nominasi adalah Taman Nasional Komodo, Danau Toba, dan Anak Gunung Krakatau, bersama dengan 440 nominasi dari 220 Negara.

2. Agustus 2008, Indonesia mendaftar sebagai OSC dan membayar biaya administrasi masing-masing destinasi USD 199.
 3. Pada 21 Juli 2009, Taman Nasional Komodo menjadi Indonesia National Nominees dan menjadi salah satu dari 28 nominasi finalis.
 4. Februari 2010, pihak N7W menawari Indonesia untuk menjadi tuan rumah deklarasi N7W yang akan dilaksanakan pada 11 November 2010.
 5. Setelah menjajaki dan beberapa kali mengadakan pertemuan, pada 25 November 2010 Indonesia menyatakan berminat menjadi tuan rumah.
 6. Pada 6 Desember, pihak N7W menyetujui Indonesia sebagai tuan rumah dengan liscense fee sebesar 10 juta dolar AS.
 7. Pada 29 Desember 2010, N7W  mengeluarkan ancaman melalui Kepala Komunikasi N7W Eamon Fitzgerald yang memberikan batas waktu sampai 31 Januari 2011 kepada pemerintah Indonesia, untuk menyatakan kesediaannya menjadi tuan rumah. Jika sampai batas waktu itu tidak ada ketegasan, maka N7W akan menangguhkan status Taman Nasional Komodo sebagai finalis N7W.
 8. Todung Mulya Lubis, kuasa hukum Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (dahulu Kembudpar) RI, pada 2 Februari 2011 melayangkan surat elektronik kepada N7W dan memprotes rencana eliminasi TNK sebagai finalis. Lima hari kemudian, surat itu ditanggapi pengacara N7W yang beralamat di London. Isinya, TNK tidak tereliminasi, melainkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenbudpar) tak lagi bisa menjadi official supporting committee (OSC).
 9. Pada 11 Februari 2011, Todung Mulya Lubis mengirim surat via e-mail lagi dan meminta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenbudpar) untuk kembali menjadi OSC. Surat kedua itu tidak dijawab.
10. Tetap masuknya TNK sebagai finalis tanpa keikutsertaan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenbudpar) sebagai OSC itu membuat harga diri bangsa dilecehkan. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang mewakili Pemerintah Indonesia tak boleh ikut mempromosikannya. 
11. Pekan lalu, Maldives (Maladewa), satu dari 28 finalis, menarik diri dari kompetisi yang diselenggarakan N7W itu. Negara kepulauan kecil dekat Sri Lanka itu menarik diri karena urusan finansial yang dibebankan N7W.
12. Pada 28 April 2011, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kratif mengutus satu delegasi beranggotakan delapan orang yang terdiri dari pejabat kementerian, seorang pengacara dari Kantor Pengacara Lubis, Santosa & Maulana, dan beberapa wartawan nasional untuk menyelidiki keberadaan N7W.
13. Duta Besar RI untuk Konfederasi Swiss dan Keharyapatihan Liechtenstein, membantu delegasi dari Jakarta untuk penyelidikan itu. Duta Besar Djoko Susilo sejak pertama kali datang di Swiss telah berhubungan dengan pemimpin redaksi harian nasional Swiss dan selalu mempertanyakan kredibilitas Yayasan N7W.  Sangat diherankan para pemimpin redaksi harian nasional Swiss tidak mengenal keberadaan Yayasan N7W.
14. Tim dari Jakarta yang dibantu staf KBRI Bern mengadakan kunjungan ke alamat yang tertulis sebagai kantor Yayasan N7W: Hoschgasse 8, PO Box 1212, 8034 Zurich.  Ternyata kode pos dari alamat yang diberikan tidak sesuai. Seharusnya alamat itu adalah: Hoschgasse 8, PO Box 1212, 8008 Zurich, di mana terdapat Museum Heidi Weber yang diarsiteki Le Corbusier dan selesai dibangun pada 1967. Museum itu hanya buka pada musim panas (Juni, Juli, Agustus) dari jam 14.00-17.00.
15. Tim dari Jakarta juga mendatangani kantor Pengacara Patrick Sommer dari Kantor Pengacara CMS von Erlach Henrici Ltd, untuk mendapatkan bantuan.
16. Sebagai yayasan, keberadaan N7W cukup unik. Yayasan ini tak jelas alamatnya, kecuali alamat e-mail-nya, hanya tertulis N7W berdiri di Panama, berbadan hukum Swiss, dan pengacaranya berada di Inggris.
17. Masyarakat Swiss sendiri tidak mengenal Yayasan N7W, dan yayasan ini bukan bagian dari UNESCO.
18. Sebagaimana diketahui, pada 1991, Taman Nasional Komodo bersama Taman Nasional Ujungkulon, Candi Borobudur, dan Candi Prambanan, oleh UNESCO dimasukkan sebagai warisan dunia. Karena reputasi UNESCO sebagai badan khusus PBB yang didirikan pada 1945 itu jauh melampaui N7W, ada baiknya kita tidak terpancing oleh aturan main N7W. (Ant/SHA)

Rabu, 02 November 2011

Tugas Statistik Pra-UTS + Panduan Singkat

Tugasnya dilihat sendiri di website bapaknya aja ya, biar lebih afdholll.. hehe
Click Here to see Tugas Statistik .
Nah, Contoh cara ngerjain pake SPSS nya download disini ==> Panduan Singkat
panduannya buatan saya sendiri sih, tapi lumayan lah, bisa dijadiin panduan buat ngerjain 3-4 soal.. :)

Film Hollywood ’Java Heat’ Syuting di Yogyakarta


Sebuah tim rahasia dari Amerika Serikat bekerjasama dengan polisi Indonesia berusaha menangkap sindikat internasional pelaku penculikan putri Sultan Yogyakarta dan pencuri perhiasan milik keraton. Dalam aksi pengejarannya tim misterius ini beraksi di sejumlah lokasi di Yogyakarta dan Jawa Tengah.Namun itu hanyalah sebuah cerita dari film berjudul Java Heat yang diperankan aktor Hollywood Mickey Rourke dan sejumlah bintang film Indonesia. Film ini banyak mengambil setting adegan di Candi Borobudur. “Film ini mempertemukan dua budaya yaiu Amerika dan Indonesia yang ceritanya ditengahi dengan intrik-intrik dalam keindahan bangunan istana tua, candi-candi dalam labirin terowongan bawah tanah dan dunia kriminal di sebuah kota di tengah-tengah Pulau Jawa,”kata penulis skenario dan produser film Java Heat, Rob Allyn, kepada pers, di Yogyakarta, Minggu (16/10).
Rob Allyn mengatakan, dirinya bisa membuat film dengan latar belakang Candi Borobudur merupakan sebuah mimpi.
“Selama ini masyarakat mancanegara mengenal Indonesia hanyalah Bali. Yogyakarta dan Jawa Tengah kurang dikenal oleh masyarakat internasional.Untuk itu, lewat pembuatan film ini akan mengenalkan daerah itu,” kata Rob Allyn.
Sementara, Dirjen Nilai Budaya, Seni dan Film Kementerian Budaya dan Pariwisata Ukus Kuswara mengatakan, melalui film Java Heat diharapkan dapat mengenalkan budaya Indonesia. Film yang diproduksi oleh perusahaan film Amerika Margaret House tersebut diharapkan membuat Indonesia akan makin dikenal di mancanegara.
“Dengan ditampilkan Indonesia di dunia internasional lewat film ini maka budaya kita akan makin dikenal khususnya bangunan candi Borobudur.Lewat film itu diharapkan dapat menginformasikan bahwa Indonesia itu alamnya indah, aman dan nyaman,” kata Ukus Kuswara saat meninjau pengambilan gambar Film Java Heat di Pelataran Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Minggu malam (16/10)
Ukus juga berharap pembuatan film tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan warga di lokasi pengambilan gambar film itu, di samping meningkatkan pengalaman para kru film Indonesia yang terlibat dalam pembuatan film ini.
Film yang diproduksi bersama rumah produksi lokal ini diharapkan pula mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) film nasional. Apalagi banyak kru film nasional yang dilibatkan dalam pembuatan film ini.
Menurut Ukus, pengambilan gambar film ‘Java Heat’ di kawasan Candi Borobudur sudah disepakati berdasarkan aturan yang berlaku. Sehingga kawasan candi tetap terjaga dengan baik.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Tazbir mengatakan,  salah satu cara efektif dalam mempromosikan daerah pariwisarta khususnya Yogyakarta dan Jawa Tengah adalah melalui pembuatan film Java Heat.
“Apalagi, pembuatan film ini tidak sembarang karena dengan produser film internasional dari Hollywood. Mereka tidak sembarang memilih negara sebagai tempat pengambilan gambar film ini. Mereka memilih Indonesia khususnya Yogyakarta dan Jawa Tengah karena pertimbangan alamnya indah, juga aman dan nyaman,” papar Tazbir.
Tazbir berharap film ini akan memberikan dampak yang bagus bagi masa depan pariwisata di Yogya dan Jawa Tengah. Sebab saat film ini nanti diputar di mancanegara pasti nama Yogyakarta dan Jawa Tengah, dengan objek wisata Candi Borobudur dan Prambanan akan lebih dikenal masyarakat internasional.
“Kawasan wisata lain di daerah itu yang menjadi ajang shooting film ini akan terbawa dan dikenal di masyarakat internasional, sehingga akan mempromosikan Indonesia terutama Yogyakarta dan Jateng,” ujar Tazbir.

Sumber : www.idonesiaberprestasi.com

Panduan Singkat SPSS

Buat temen-temen yang masih bingung gimana cara ngerjain tugas statistik pake SPSS gak usah kuatir..
silakan coba download Panduan Singkat SPSS. Insya Allah bisa sedikit membantu temen-temen.. amiiin..
oiya, kalau ada kesalahan dalam panduan, mohon koreksinya ya... matur tengkyu.. :)

Click Here to download Panduan Singkat SPS

Minggu, 30 Oktober 2011

Qasidah Burdah

Click Here to Download Qasidah Burdah.mp3

Qasidah Burdah - Kamaluddin

Oh my Lord! send peace and blessing on your beloved
The best and perfect creation that you've created

Maula Ya Salle Wasallim Daaeman Abaadan
Ala Habibika Khayril Khalqe Kulli Himi


Muhammadun Sayyedul Kawnayni Was Shaqalayni
Wal Fariqayni Min Urbiw Wa Min Ajami

Nabiyyonal Aamerun Naahi Fala Ahadun
Abarra Fi Qawle La Minhu Wala Na Aami

Huwal Habibul Lazi Turja Shafa Atohu
Le Kulle Hawlim Minal Ahwaale Muqtahemi

Amanat-amanat Presiden Soekarno

 Click Here to Download Amanat Presiden Soekarno

Spongebob - Ripped Pants :)

 Click Here to download Spongebob - Ripped Pants

Spongebob - Ripped Pants

(Talking)
When I ripped my pants
I thought that I had everybody on my side,
'till I went and blew it,
all sky high
and now she won't even spare a passing glance
all just because I [rip] ripped my pants.

(Whole band singing)
When big Lary came 'round just to put him down
Spongebob turned into a clown
and no girl ever wants to dance
with a fool who went and [rip] ripped his pants

(Spongebob singing)
I know I shouldn't mope around,
I shouldn't curse
but the pain feels so much worse
Cause windin up with no one is a lot less fun
then a burn from the sun
or sand in your buns....

Now I learned a lesson I won't soon forget
so listen and you won't regret
be true to yourself
don't miss your chance
and you won't end up like the fool...who...ripped...his..PAAANTS
[riiip]

Senin, 17 Oktober 2011

Soekarno Incaran CIA

TANGGAL 7 Desember 1957, pukul 19.39, Laksamana Felix Stump, panglima tertinggi Angkatan Laut (AL) AS di Pasifik, menerima perintah melalui radiogram dari Kepala Operasi Angkatan Laut (AL) Laksamana Arleigh Burke. Isinya, dalam empat jam ke depan gugus satuan tugas di Teluk Subic, Filipina, bergerak menuju selatan ke perairan Indonesia. “Keadaan di Indonesia akan menjadi lebih kritis,” demikian salah satu kalimat dalam radiogram tersebut.
Kesibukan luar biasa segera terlihat di pangkalan AL AS. Malam itu juga satuan tugas dengan kekuatan satu divisi kapal perusak, dipimpin kapal penjelajah Pricenton, bergerak mengangkut elemen tempur dari Divisi Marinir III dan sedikitnya 20 helikopter. “Berangkatkan pasukan, kapal penjelajah dan kapal perusak dengan kecepatan 20 knots, yang lainnya dengan kecepatan penuh. Jangan berlabuh di pelabuhan mana pun,” bunyi perintah Laksamana Burke.
Inilah keadaan paling genting, yang tidak sepenuhnya diketahui rakyat Indonesia. Perpecahan dalam tubuh Angkatan Darat, antara mereka yang pro dan kontra Jenderal Nasution, serta yang tidak menyukai Presiden Soekarno, mencapai titik didih. Pada saat yang sama, beragam partai politik ikut terbelah memperebutkan kekuasaan.
Kabinet jatuh bangun. Usianya rata-rata hanya 11 bulan. Paling lama bertahan hanyalah Kabinet Juanda (23 bulan), yang merupakan koalisi PNI-NU. Situasi memanas menjalar ke daerah, benteng terakhir para elite politik di pusat. Daerah terus bergolak. Pembangkangan terhadap Jakarta dimulai sejak militer menyelundupkan karet, kopra, dan hasil bumi lainnya.
Militer Indonesia yang lahir dan berkembang dari milisi berdasarkan orientasi ideologi pimpinannya, bukanlah jenis pretorian. Mereka tetap kepanjangan dari parpol, entah itu PNI, PSI, Masyumi, PKI, dan seterusnya. Terlalu kekanak-kanakan jika dikatakan tindakan sekelompok perwira mengepung Istana Bogor dan mengarahkan meriam pada 17 Oktober 1952 sebagai ekspresi ketidakpuasan semata, dan bukan percobaan “kudeta” terselubung. Demikian pula ketika Kolonel Zulkifli Lubis mencoba menguasai Jakarta, sebelum kemudian merencanakan pembunuhan atas Presiden Soekarno dalam Peristiwa Cikini, dengan eksekutor keponakan pimpinan salah satu parpol.
Bagi Gedung Putih, inilah saat tepat melaksanakan rencana tahap III, yaitu intervensi militer terbuka ke wilayah RI. Presiden Soekarno harus tamat segera. CIA di bawah Allen Dulles telah mematangkan situasi. Melalui jaringannya di Singapura, Jakarta, dan London, sebagaimana dikemukakan Audrey R Kahin dan George McT Kahin dalam bukunya yang sudah diterjemahkan ke bahasa Indonesia, Subversi Sebagai Politik Luar Negeri, agen-agen CIA berulang kali melakukan kontak khusus dengan Sumitro Djojohadikusumo, pencari dana untuk pemberontakan tersebut. Demikian pula dengan para perwira pembangkang seperti Kolonel Simbolon, Kolonel Fence Sumual, dan sejumlah perwira dan tokoh parpol lainnya.
Namun, ketika perintah menggerakkan elemen Armada VII dikeluarkan, keputusan itu tampak tergesa-gesa yaitu kurang dua jam setelah pembicaraan melalui telepon antara Presiden Eisenhower dengan Menlu John Foster Dulles. Itu sebabnya ketika gugus tugas AL di Teluk Subic bergerak, barulah kedua tokoh ini sadar atas alasan apa intervensi nantinya dilakukan.
Pemerintah Inggris, sekutu terdekat AS, sempat terperanjat dan menolaknya, sehingga kapal-kapal perang tersebut kembali ke pangkalannya. Namun, setelah lobi-lobi intensif, tanggal 23 Desember 1957 PM Harold Macmillan menyetujuinya dan membentuk kerja sama operasi untuk Indonesia.
***
PERTENGAHAN tahun 1958 Gedung Putih akhirnya harus mengakui kegagalannya “menegakkan demokrasi” dan “membendung komunisme” di Indonesia. KSAD Jenderal AH Nasution yang disebut AS sebagai antikomunis, bergerak di luar perkiraan. Ia menerjunkan pasukan para merebut Bandara Pekanbaru. Dari pantai timur, didaratkan Marinir untuk menggunting pertahanan pemberontak. Alhasil, Dumai yang merupakan ladang minyak Caltex, berhasil diamankan.
Pasukan Kolonel Akhmad Husein kocar-kacir, meninggalkan segala peralatan perang, termasuk senjata antiserangan udara yang belum sempat digunakan. Mereka tidak mengira serangan dadakan itu. Pesan rahasia dari Armada VII AS agar meledakkan Caltex tidak sempat lagi dipikirkan. Padahal inilah nantinya akan dijadikan kunci intervensi AS ke Indonesia. Dua batalyon Marinir AS sudah siaga penuh. Dalam tempo 12 jam, Marinir ini akan tiba di Dumai.
Sejak itu sesungguhnya tamatlah riwayat PRRI yang dimotori para kolonel pembangkang serta tokoh PSI dan Masyumi. Pentagon tercengang.
Pasukan PRRI makin terdesak, walaupun Sumitro Djojohadikusumo sebagai wakil PRRI di pengasingan tetap optimis. Kota demi kota berhasil direbut TNI hingga akhirnya para pemberontak hanya mampu melakukan perang gerilya terbatas. Bersamaan dengan itu dukungan rakyat kepada pasukan Kolonel Simbolon, Kolonel Zulkifli Lubis, Kolonel Akhmad Husein, Kolonel Dahlan Djambek, dan sejumlah perwira menengah lainnya, makin menciut. Bahkan terjangkit perpecahan intern.
CIA gagal membaca situasi. Atas rekomendasi CIA pula sedikitnya AS telah mengedrop persenjataan bagi 8.000 prajurit pemberontak. Ini belum mencakup meriam, mortir, senapan mesin berat, dan senjata antitank. AS juga melatih sejumlah prajurit Dewan Banteng dan Dewan Gajah, yang diangkut dengan kapal selam menuju pangkalan militernya di Okinawa, Jepang. Keunggulan dalam sistem persenjataan dan pendidikan militer, ternyata bukan jaminan superioritas dalam setiap pertempuran.
Penguasa Gedung Putih mulai patah semangat. Tanda kekalahan kelompok yang dibantu, yang disebutnya “patriot” sejati itu, makin jelas. Tetapi, CIA dengan intelijen AL AS, tetap memasok informasi keliru. Dalam laporannya, kekalahan pemberontak antikomunis akan mengguncang Malaya, Thailand, Kamboja, dan Laos. Ini sangat berbahaya. Atas pertimbangan itu, AS akhirnya tetap melanjutkan bantuan pada pemberontak, khususnya Permesta di Sulawesi Utara.
Belajar dari kekalahan PRRI di Sumatera, di Sulawesi Utara penerbang AS dan Taiwan memberi perlindungan payung udara bagi Permesta. Pesawat pembom malang-melintang memutus jalur transportasi laut. Ambon, Makassar, bahkan Balikpapan dihujani bom. Korban terus berjatuhan.
Namun, semua usaha ini juga menemukan kegagalan untuk menekan Jakarta. Ofensif dibalas dengan ofensif. Jenderal Nasution terus mengerahkan pasukan terbaiknya untuk merebut satu per satu pertahanan Permesta. Puncaknya ketika ALRI menembak jatuh pesawat pembom yang dikemudikan Allen Pope, warga negara AS, di Teluk Ambon pada 18 Mei 1958. Peristiwa ini tidak saja mengejutkan publik AS, tetapi juga masyarakat internasional. Apalagi Allen Pope mengaku bekerja untuk CIA. Kecaman terhadap agresi AS mulai mengalir.
Tanpa sedikit pun merasa bersalah, AS kemudian dengan gampang putar haluan. Dari membantu peralatan perang dan pelatihan pemberontak, serta menyebarkan informasi bohong mengenai ancaman komunis terhadap stabilitas Asia Tenggara jika pemberontak kalah, Gedung Putih kemudian memutuskan membantu ekonomi dan militer Indonesia.
Namun, kebijakan baru ini bukan berarti terputusnya hubungan dengan pemberontak yang disebutnya masih punya “masa depan” itu. Melalui jaringan CIA, sejumlah senjata ringan masih dipasok bagi DI/TII di Sulawesi dan Aceh, serta Permesta di Sulut. Presiden Eisenhower menyebutnya sebagai “bermain di dua pihak”.
***
KEBIJAKAN bermuka dua ini, tanpa peduli apa dan berapa banyak korban jiwa dan harta benda.
Lantas di balik selubung bahaya ancaman komunisme, AS selalu berhasil memperdayai elite militer dan politik Indonesia.
Gambaran lebih jelas mengenai Indonesia dikemukakan Presiden Eisenhower dalam konferensi gubernur negara bagian AS tahun 1953. Ia mengatakan, sumbangan AS sebesar 400 juta dollar AS membantu Perancis dalam perang Vietnam bukanlah sia-sia. Jika Vietnam jatuh ke tangan komunis, negara tetangganya akan menyusul pula. “Kita tidak boleh kehilangan Indonesia yang sangat kaya sumber daya alamnya,” ujarnya.
Bagi AS, di dunia ini hanya dikenal dua blok, yaitu komunis dan liberal. Di luar jalur itu dikategorikan sebagai condong ke komunis. Maka dengan kosmetik demikianlah bagi AS tidak ada ampun untuk seorang nasionalis seperti Soekarno. Tahap pertama operasi intelijen dengan membantu dana dua partai politik besar yang disebutnya antikomunis, agar bisa merebut suara dalam Pemilu 1955. Perolehan suara ini diharapkan akan mengurangi dukungan bagi Soekarno.
Perkiraan ini meleset. PKI yang paling tidak disukai AS dan dianggap loyal terhadap Soekarno, justru memperoleh jumlah suara mengejutkan, hingga menempatkannya di urutan kelima. Padahal tujuh tahun sebelumnya, atau tahun 1948, PKI sudah dihancurkan dalam peristiwa Madiun.
Peristiwa Madiun yang diprakarsai Muso tidak lama setelah kembali dari pengembaraannya di dunia Marxisme-Leninisme di Uni Soviet, mustahil dapat dipadamkan tanpa sikap tegas Bung Karno.
CIA tidak memahami ini. Bung Karno tetap dianggap condong ke blok komunis. Itu sebabnya setelah gagal mendanai dua partai politik dalam pemilu, CIA kemudian mencoba cara lain yang lebih keras, yaitu “menetralisir” Bung Karno.
Peristiwa penggranatan tanggal 30 November 1957 atau lebih dikenal dengan sebutan Peristiwa Cikini, misalnya, tidak bisa dilepaskan dari skenario CIA. Walaupun bukti dalam peristiwa yang menewaskan 11 orang dan 30 lainnya cedera masih simpang-siur, tetapi indikasi keterlibatan CIA sangat jelas.
Pengakuan Richard Bissell Jr, mantan Wakil Direktur CIA bidang Perencanaan pada masa Allan Dulles, kepada Senator Frank Church, Ketua Panitia Pemilihan Intelijen Senat tahun 1975, yang melakukan penyelidikan atas kasus tersebut, membuktikan itu. Ia menyebut sejumlah nama kepala negara, termasuk Presiden Soekarno, untuk “dipertimbangkan” dibunuh. Bagaimana kelanjutannya, ia tidak mengetahui. Bung Karno sendiri yakin CIA di belakang peristiwa ini. David Johnson, Direktur Centre for Defence Information di Washington, juga membuat laporan sebagai masukan bagi Komite Church.
Peristiwa Cikini yang dirancang Kolonel Zulkifli Lubis, yang dikenal sebagai pendiri intelijen Indonesia, bukanlah satu-satunya upaya percobaan pembunuhan atas Bung Karno. Maukar, penerbang pesawat tempur TNI AU, juga pernah menjatuhkan bom dan menghujani mitraliur dari udara ke Istana Presiden.
Presiden Eisenhower sendiri memutuskan dengan tergesa persiapan invasi ke Indonesia sepekan setelah percobaan pembunuhan yang gagal dalam Peristiwa Cikini. Ia makin kehilangan kesabaran. Apalagi peristiwa itu justru makin memperkuat dukungan rakyat pada Bung Karno.
Ketegangan Bung Karno dengan Gedung Putih mulai mengendur setelah Presiden JF Kennedy terpilih sebagai Presiden AS. Ia malah mengundang Bung Karno berkunjung ke Washington. Dalam pandangan Kennedy, seandainya pun Bung Karno membenci AS, tidak ada salahnya diajak duduk bersama. Kennedy yang mengutus adiknya bertemu Bung Karno di Jakarta, berhasil mencairkan hati proklamator ini hingga membebaskan penerbang Allan Pope.
Begitu Kennedy tewas terbunuh, suatu hal yang membuat duka Bung Karno, hubungan Jakarta-Washington kembali memanas. Penggantinya, Presiden Johnson yang disebut-sebut di bawah “todongan” CIA, terpaksa mengikuti kehendak badan intelijen yang “mengangkatnya” ke kursi kepresidenan. Pada masa ini pula seluruh kawasan Asia Tenggara seperti terbakar.
CIA yang terampil dalam perang propaganda, kembali menampilkan watak sesungguhnya. Fitnah dan berita bohong mengenai Bung Karno diproduksi dan disebar melalui jaringan media massa yang berada di bawah pengaruhnya. Tujuannya mendiskreditkan proklamator itu. Hanya di depan publik menyatakan gembira atas kebebasan Allan Pope, tetapi diam-diam diproduksi berita bahwa kebebasan itu terjadi setelah istri Allan Pope berhasil merayu Bung Karno. Sedang pengeboman istana oleh Maukar, diisukan secara sistematis sebagai tindak balas setelah Bung Karno mencoba menggoda istri penerbang itu.
CIA terus melakukan berbagai trik perang urat syaraf mendiskreditkan Bung Karno. Termasuk di antaranya Bung Karno berbuat tidak senonoh terhadap pramuria Soviet dalam penerbangan ke Moskwa. Jauh sebelum itu, Sheffield Edwards, Kepala Keamanan CIA pada masa Allan Dulles, pernah meminta bantuan Kepala Kepolisian Los Angeles untuk dibuatkan film cabul dengan peran pria berpostur seperti Bung Karno.
Dalam satu artikel di majalah Probe, Mei 1996, Lisa Pease yang mengumpulkan berbagai arsip dan dokumen, termasuk dokumen CIA yang sudah dideklasifikasikan, menyebut yang terlibat dalam pembuatan film itu Robert Maheu, sahabat milyarder Howard Hughes, serta bintang terkenal Bing Crosby dan saudaranya.
Lantas apa akhir semua ini?

Rabu, 12 Oktober 2011

Makna Angka 212 Wiro Sableng

Pernah tidak sahabat menonton film Wiro sableng? Atau setidaknya membaca novelnya? Wiro Sableng atau yang juga dikenal dengan julukan pendekar kapak naga geni 212 pernah populer waktu saya masih SD dulu, tiap hari minggu biasanya saya tidak pernah absen di depan TV hanya untuk menyaksikan dia mengeluarkan jurus kunyut melempar buah yang tentunya aksinya itu selalu diselingi dengan humor kocak yang bikin ngakak.

Saya yakin sahabat juga ingat bukan? Tapi pernahkah sahabat berpikir angka 212 yang merupakan trademark Wiro Sableng tidak diganti saja dengan angka 313? Pada postingan kali ini saya akan mengajak sahabat untuk memahami dan mengerti makna angka 212 melalui lirik soundtrack Wiro Sableng. Berikut liriknya:

WIRO SABLENG

Yea hahahahahaha biggrin
Kau bukan utamakan tegap gagah perkasa
Siapa dia? Wiro sableng
Membela kebenaran, membasmi kejahatan
Inilah dia Wiro Sableng
Sikapnya lucu tingkahnya aneh
Persis orang yang kurang ingatan dan tak sadar
Dia selengehan tapi cinta damai
Wiro sableng disuai banyak orang
Wiro sableng dasar sableng
Gurunya gendeng muridnya sableng.


Aku melangkah menyusuri duniamu cahaya di kehidupan
Walau rintangan menghalangi aku tetap tabah menghadapinya
Sibak gembira yang menyelimuti diri
Meraih suatu keputusan tegakkan keadilan
Seluruh jagad insani
Cahaya kemenangan menyatu hati nurani.

Wiro wiro Sableng
Sinto sinto gendeng
Wiro murid sableng
Sinto guru gendeng


Wiro Sasongko itu nama aslinya lahir dari ibu bernama Suci
Dengan ayahnya yang bernama raden Rambolang
Dan dibesarkan oleh seorang guru bernama Sinto gendeng
Atau Sinto sinto Gila


Wiro sableng mewariskan sebuah senjata sakti
Berupa kampak bermata dua berhulu satu berkepala naga
Kampak naga geni 212 namanya
Senjata pamungkas Wiro sableng yang hebat
Yang siap membasmi orang jahat


Angka 212 memiliki makna di dalam kehidupan
Dalam diri manusia terdapat dua unsur ingat duniawi dan Tuhan
Segala yang ada di dalam dunia ini terdiri atas pembagian yang berlainan
Namun merupakan pasangan
Semuanya tak dapat dipisahkan.


Gimana sobat, dari lirik lagu diatas pastinya sahabat udah tau makna 212 bukan? Penulis memilih angka 212 dengan argumen filosofis dimana di dalam novel seri pertama penulis menjelaskan bahwa, di dalam dan diluar tubuh manusia terdapat dua unsur yang saling bertentangan namun merupakan pasangan hal ini mewakili angka 2, dan semua unsur itu berasal dari yang 1 yaitu Tuhan yang maha esa.


Coba sahabat perhatikan tubuh sahabat! Berapa mata sobat? Berapa lubang hidung sobat? Berapa batang hibung sobat? Berapa telinga soba? Berapa tangan sobat? Berapa kepala sobat? Berapa tubuh sobat?
Semuanya didominasi oleh angka 2,1,dan 2 bukan? Hal inilah yang selalu mengingatkan kita bahwa semuanya ada di dunia ini berasal dari Tuhan yang mahaesa. Adapun unsur yang di luar tubuh kita contohnya yaitu: pria wanita, baik jahat, air api, gelap terang, dan masih banyak lagi yang akan membuat tangan saya keseleo jika sayamenuliskan semuanya 


Jika membahas tentang 212 saya jadi teringat kata-kata salah satu member SF, ia mengatakan “ada gelap dan terang tapi gelap sebenarnya tidaklah ada, yang ada hanyalah tidak adanya seberkas cahaya sehingga yang tampak hanyalah kegelapaan. Ada baik dan jahat, jahat itu tidak ada, yang ada hanyalah tidak adanya cahaya kebaikan sehingga yang tampak adalah kejahatan” selanjutanya saya persilahkan sahabat untuk mencernanya sendiri.


SEGALA YANG BERANEKA HAKIKATNYA SATU , SEBAB TIADA KEBENARAN YANG MENDUA
sumber : http://salga.heck.in/212-wiro-sableng.xhtml

Selasa, 11 Oktober 2011

Confession

Yaahh... copas-copas dulu gk pa2 lah y..
yg penting kita bisa belajar dari itu ..
Cheers.. :)

Dan Untukmu Abah, Maafkan Anakmu Ini.

            Burung Gagak

            Pada suatu sore seorang ayah bersama anaknya yang baru saja
            menamatkan pendidikan tinggi duduk berbincang-bincang di
            halaman sambil memperhatikan suasana di sekitar mereka.
            Tiba-tiba seekor burung gagak hinggap di ranting pohon.
            Si ayah lalu menunjuk ke arah gagak sambil bertanya, "Nak, apakah
            benda tersebut?"

            "Burung gagak", jawab si anak.
            Si ayah mengangguk-angguk, namun beberapa saat kemudian mengulangi
            lagi pertanyaan yang sama. Si anak menyangka ayahnya kurang
            mendengar
            jawabannya tadi lalu menjawab dengan sedikit keras, "Itu burung
            gagak
            ayah!" Tetapi sejenak kemudian si ayah bertanya lagi pertanyaan yang

            sama.Si anak merasa agak marah dengan pertanyaan yang sama dan
            diulang-ulang, lalu menjawab dengan lebih keras, "BURUNG GAGAK!!"
            Si ayah terdiam seketika. Namun tidak lama kemudian sekali lagi
            mengajukan pertanyaan yang sama sehingga membuatkan si anak
            kehilangan
            kesabaran dan menjawab dengan nada yang! ! ogah-ogahan menjawab
            pertanyaan si ayah, "Gagak ayah.......".

            Tetapi kembali mengejutkan si anak, beberapa saat kemudian si
            ayah sekali lagi membuka mulut hanya untuk bertanyakan pertanyaan
            yang sama. Dan kali ini si anak benar-benar kehilangan kesabaran dan

            menjadi marah. "Ayah!!! saya tidak mengerti ayah mengerti atau
            tidak.
            Tapi sudah lima kali ayah menanyakan pertanyaan tersebut dan sayapun

            sudah memberikan jawabannya. Apakah yang ayah ingin saya katakan????

            Itu burung gagak, burung gagak ayah.....", kata si anak dengan nada
            yang begitu marah.

            Si ayah kemudian bangkit menuju ke dalam rumah meninggalkan si
            anak yang terheran-heran. Sebentar kemudian si ayah keluar lagi
            dengan
            membawa sesuatu di tangannya. Dia mengulurkan benda itu kepada
            anaknya yang masih marah dan bertanya-tanya. Ternyata benda tersebut

            sebuah diari lama. "Coba kau baca apa yang pernah ayah tulis di
            dalam
            diari itu", pinta si ayah.

            Si anak taat dan membaca bagian yang berikut ......
            "Hari ini aku di halaman bersama anakku yang genap berumur lima
            tahun.Tiba-tiba seekor gagak hinggap di pohon. Anakku terus menunjuk
            ke arah gagak dan bertanya, "Ayah, apakah itu?" Dan aku
            menjawab, "Burung gagak".
            Walau bagaimanapun, anak ku terus bertanya pertanyaan yang sama
            dan setiap kali aku menjawab dengan jawaban yang sama. Sampai 25
            kali
            anakku bertanya demikian, dan demi rasa cinta dan sayang aku terus
            menjawab untuk memenuhi perasaan ingin tahunya. Aku berharap bahwa
            hal tersebut menjadi suatu pendidikan yang berharga."

            Setelah selesai membaca bagian tersebut si anak mengangkat muka
            memandang wajah si ayah yang kelihatan sayu. Si ayah dengan perlahan
            bersuara, " Hari ini ayah baru menanyakan kepadamu pertanyaan yang
            sama sebanyak lima kali, dan kau telah kehilangan kesabaran dan
            marah."

            Pesan moral cerita ini ialah jagalah hati kedua ibu bapakmu. Jangan
            sakiti hati mereka, karena merekalah yang telah merawat kamu di
            waktu
            kecil, dengan belaian kasih sayangnya, yang mengorbankan semua yang
            dimilikinya. Mereka merawatmu dengan penuh kesabaran dan keihklasan.

            Sayangilah mereka, sebagaimana mereka menyayangimu di waktu kecil.

            Sumber: Ungknown (Tidak Diketahui)




       

Untukmu Ibu...

Ibunda

Kalau ibunda membelai rambutmu
kalau ibunda mengusap keningmu, memijiti kakimu
Nikmatilah dengan syukur dan bathin yang bersujud
Karena sesungguhnya Allah sendiri yang hadir dan maujud
Kalau dari tempat yang jauh engkau kangen kepada ibunda
Kalau dari tempat yang jauh ibunda kangen kepada engkau,
dendangkanlah nyanyian puji-puji tuk Tuhanmu
Karena setiap bunyi kerinduan hatimu adalah
Sebaris lagu cinta Allah kepada segala ciptaanNya
Kalau engkau menangis
Ibundamu yang meneteskan airmata
Dan Tuhan yang akan mengusapnya
Kalau engkau bersedih
Ibundamu yang kesakitan
Dan Tuhan yang menyiapkan hiburan-hiburan
Menangislah banyak-banyak untuk ibundamu
Dan jangan bikin satu kalipun ibumu menangis karenamu
Kecuali engkau punya keranian untuk membuat Tuhan naik pitam kepada hidupmu
Kalau ibundamu menangis,
para malaikat menjelma jadi butiran-butiran air matanya
Dan cahaya yang memancar dari airmata ibunda
membuat para malaikat itu silau dan marah kepadamu
Dan kemarahan para malaikat adalah kemarahan suci
sehingga Allah tidak melarang mereka tatkala menutup pintu sorga bagimu
Ibu kandungmu adalah ibunda kehidupanmu
Jangan sakiti hatinya, karena ibundamu akan senantiasa memaafkanmu.
Tetapi setiap permaafan ibundamu atas setiap kesalahanmu
akan digenggam erat-erat oleh para malaikat untuk mereka usulkan kepada Tuhan
agar dijadikan kayu bakar nerakamu

(Cuplikan dari buku Ibu Tamparlah Mulut anakmu - Sekelumit Catatan Harian Emha Ainun Nadjib)

Everything to Learn

Welcome to My Blog Guys..
sebelum Blog ini mulai mengepost berbagai macam postingan yang insya Allah berguna bagi kita semua. Saya akan sedikit memperkenalkan diri.
Saya neomaft, pemuda asal Pekalongan yang maen-maen di Jogja (segitu aja ye?? kan cuman dikit.. ^.^)

Singkat saja, Blog Everything to Learn ini saya buat karena memang saya kepingin apa saja yang saya dapat dalam hidup ini bisa menjadi pelajaran tersendiri bagi saya. Dan semoga saja teman-teman juga mau berbagi macam-macam hal, mulai dari musi, politik, sampai hal-hal yang unik. silakan mampir ke blog saya.
Terima kasih :)